Semut Senja, Siapa yang Tahu ?

Semut-semut itu terus mengerayangi senja
hadir untuk menelan manis malam
gelap baginya adalah hujan

Semut-semut bernyanyi
berteriak diantara kerikil tajam
meski hanya mampu merasakan manis

di kaki rerumputan mereka bersujud
siapa yang tau ?

Debu adalah cerita siang ini
gejolak paginya masih dirindukan
luas jauh mmbentang harapnya

Sejuta petir nada untuk semut-semut senja ini
meski gerimis tak datang, itu cukup !

Lentera senja tak kan lelapkan lagunya
semut-semut berpesta di lubang berlumpur
berbasah peluh dalam perut kabut

Masih adakah semut di balik kerikil
siapa tang tau ?

Padang,080808

Senja Tak Mengerti

the master piece 

Tentang sebuah makna berbuah nyawa bersekat roda-roda hari
Terbungkus melambai menyelam fajar
Masih terbalut embun-embun berduri, itulah mereka
Beraroma taburan melati senja hari
Menyeret awan dalam hujan kebingungan
Senja itu tak mengerti untuk apa aku terpejam

Padang, 4 September 2008