Hati Beku

Benar-benar ada, bersemayam di sini
Di dada kiri ini

Mengakar, dan mengurungku
Jemarimu telah membiusku
Dingin
Membekukan darah yang bernama Hati


Padang, 14 07 11

Kalah

Butiran-butiran angin yang kau tawarkan
Begitu menggoda
Melarutkan pualam dari sudut langit

Kerlingan matamu pun
Meruntuhkan karang yang bersembunyi

Ya, aku mengaku kalah
Jantungku memberontak
Syarafku berbelit di kepalaku
Nafasmu menyusup ke darahku


Padang, 14 07 11